Elang bondol juga memangsa burung lain, seperti camar dara dan sebagainya. Selain itu, ayam, serangga dan mamalia kecil juga menjadi pakan elang ini. Elang Ikan Kepala Abu (Ichthyophaga ichthyaetus) Elang ikan kepala abu adalah burung elang besar dengan ukuran sekitar 70 cm. Sebarannya di Indonesia meliputi kawasan Jawa Barat dan Jawa Timur."Baiklah, aku akan undang mereka untuk kesini, menyaksikan aku menyantap burung-burung bodoh seperti kalian" jawab Elang. Beberapa saaat kemudian Elang datang dengan beberapa temanya. Tak lama binatang penghuni hutan lainya pun datang termasuk singa dan juga harimau yang merajai kawasan ini. Buaya, ular, ayam hutan, banteng, tapir juga turut
Melihat itu si anak elang berkata kepada induknya, “Wahai ibuku, makhluk apakah yang terbang di tengah badai itu”. Itu burung elang anakku” kata si induk ayam. “Kenapa kita mesti takut ibuku sementara makhluk itu terbang dengan gagahnya”. Kata si anak elang. “Kamu hanyalah seekor anak ayam anakku, kamu tidak akan mungkin seperti diaGuru membimbing peserta didik untuk melaksanakan kegiatan yang ada di kolom “Aktivitas Siswa 8”, membaca kisah teladan ”Kisah Burung Elang Jadi Ayam”. Peserta didik mengemukakan pendapatnya tentang hikmah dari kisah tersebut. Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap kisah tersebut.
Sedangkan kaki burung endemik ini berwarna putih. Ada 6 jenis elang yang terdapat di Indonesia, baik endemik atau asli Indonesia yang mulai langka dengan ukuran terbesar maupun jenis pendatang. Jenis elang di Indonesia - Termasuk dalam golongan binatang berdarah panas, memiliki sayap dan tubuh diselubungi bulu pelepah. Sebagai burung, elang.
9. Musang – Termasuk hewan khobaits dan serupa dengan tikus 10. Buaya – Termasuk binatang yang bertaring dan memakan serangga dan katak 11. Rubah – Termasuk binatang buas yang bertaring 12. Tikus got – Termasuk hewan khobaits 13. Kumbang kotoran – Termasuk hewan khobaits 14. Elang pengembara – Termasuk burung berkuku tajam 15.
Namun, dia masih terus bertingkah seperti ayam, tidak berani mengepakkan sayapnya, dan hanya bisa memandang ke langit memperhatikan burung-burung lain yang terbang. Hingga akhirnya, sang elang meninggal tanpa pernah mengepakkan sayapnya dan terbang bebas di angkasa. Pelajaran Motivasi dari Kisah Telur Elang
.